Wabup Tebo Harap dari “PETI” Menjadi “PEDI”

Ketua umum (Ketum) Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) Ir Gatot Sugiharto mengaku, potensi tambang rakyat di Tebo sangat besar. Pasalnya selain emas, jenis tambang lainnya seperti perak dan tembaga banyak di temukan di Kabupaten Tebo. Namun belum ter-eksplor dengan baik.

Bahkan, saat melihat lokasi tambang rakyat jenis emas. Ia mengaku, banyak jenis-jenis tambang ini terbuang. Karena ketidaktahuan masyarakat ini

Untuk itu, kedepan akan membina penambang ini. Sehingga, jenis-jenis hasil tambang rakyat bisa di ambil. Tanpa harus merusak lingkungan sekitar.

Ia mengaku, APRI mempunyai cairan bernama WS 212 yang ramah lingkungan pengganti merkuri dan sianida yang merusak lingkungan sekitar.

“Kita punya cairan WS 212, pengganti merkuri dan sianida yang bisa di gunakan penambang” Ungkapnya, Selasa (30/03/2021).

Sementara itu, Wakil Bupati Tebo Syahlan Arfan mengaku, jika hal yang di sampaikan bisa terlaksana dengan baik. Sehingga masyarakat yang menambang tidak perlu khawatir dalam bekerja dan berkejaran dengan petugas karena merusak lingkungan.

“Kedepan tidak ada lagi penambang emas tanpa izin (PETI). Namun yang ada penambang emas dengan izin (PEDI)” tambahnya di depan kelompok tambang.

Lanjut Syahlan, Pemkab Tebo pada umumnya sangat mendukung kegiatan yang bisa membantu masyarakat. Hanya saja, mereka harus tetap memperhatikan lingkungan agar tidak rusak.

“Kita telah menyampaikan perubahan RTRW ke Dinas ESDM Provinsi Jambi untuk di teruskan ke Kementrian ATR” pungkasnya.

Sumber : https://www.arsynews.id/2021/03/wabup-tebo-harap-dari-peti-menjadi-pedi.html

Leave a Reply