TAMBANG DULU, BILA POTENSIAL AJUKAN UNTUK WILAYAH PERTAMBANGAN RAKYAT (WPR)

       

Dimana dicurigai ada potensi tambang emas, tambang dulu sampai tahu pasti lokasi tersebut potensial untuk ditambang rakyat.  Kalau tidak potensi, cari lokasi lain yang lebih potensial, dan ekonomis untuk ditambang.  Bila lokasi tersebut potensinya bagus, plot dan mari diusulkan menjadi Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR)!

Jangan sampai belum tahu benar potensi sebuah lokasi, main langsung diusulkan menjadi WPR!  Nanti sudah capek-capek ngurus WPR, kalau ternyata kosong, siapa yang rugi?

Pemerintah daerah yang rasional pasti berfikirnya sama.  Tambang dulu, bila potensial usulkan menjadi WPR.  Setelah ditetapkan menjadi WPR, maka kelompok penambang wajib untuk mengajukan Izin Pertambangan Rakyat (IPR), supaya jelas siapa yang bertanggungjawab secara hukum di lokasi tersebut, ada SOP, ada pembinaan dan pengawasan dari pemerintah, ada bayar pajak/royalti dan retribusi untuk pemerintah, dan ada pengendalian masalah lingkungan.

Tambang Rakyat memang berbeda dengan Perusahaan Tambang Skala Besar.  Kalau Perusahan Tambang Skala Besar memang harus bereskan dulu semua perizinannya baru boleh menambang.  Kalau Tambang Rakyat, tambang dulu, kalau potensial baru urus izin sambil terus menambang karena untuk mengumpulkan biaya pengurusan izin itu sendiri. (Referensinya Pasal 24, Undang-Undang No. 4 Tahun 2009, Tentang Mineral dan Batubara).  Jadi para penambang rakyat tidak perlu takut untuk menambang.

Tapi ingat, kita harus serius untuk memproses pengurusan izin IPR bila lokasi tersebut betul-betul potensial.  Apa buktinya kalau rakyat serius mengupayakan IPR?

Kita tidak mau disebut penambang liar atau ilegal.  Maka kita harus jelas, memiliki kelompok, menjadi anggota kelompok, Kelompoknya punya pengurus, Lebih baik lagi kalau berbadan Hukum seperti Koperasi, dan kelompok tersebut mempunyai bukti melakukan usaha-usaha dalam mengupayakan IPR.  Kelompok inilah yang di ARPI disebut dengan Collective Responsible Mining (CRM).  Jadi, mari disetiap ada lokasi tambang potensial, kita bangun CRM APRI, dan mari kita kelola pertambangan rakyatnya menjadi legal, aman, ramah lingkunga, dan berkelanjutan.

Salam Tambang, Untuk Rakyat Lebih Sejahtera!!!

GTS-Ketum APRI

 

 

Leave a Reply