Gelombang Perjuangan Penambang DPC APRI Sukabumi

Saatnya bapak Presiden betul-betul hadir untuk para penambang rakyat Sukabumi

Sampai tujuan tercapai, perjuangan tidak akan berhenti.  Gelombang perjuangan itu semakin lama harus semakin besar, sehingga siapapun yang mempersulit atau melawan perjuangan penambang akan porak-poranda diterjang gelombang perjuangan tambang rakyat.

Kita para penambang harus sadar betul potensi diri kita.  Kita yang berprofesi penambang rakyat ini berjumlah lebih dari 3,6 juta jiwa.  Ada yang penambang emas, penambang pasir, penambang galena, penambang batubara, penambang minyak, penambang sirkon, penambang timah, penambang mangan, penambang andesit, penambang batu kapur, penambang belerang, penambang garam, penambang sampah elektronik, ojek bawa mangan (obama), ojek beban material emas, tukang pikul, tukang pecah batu, tukang kumpul batu warna, dan semakin lama semakin banyak serta beragam.

Berapa omset penambang rakyat Indonesia?  Bisa kita hitung secara kasar, mulai dari tambang emas rakyat > 1oo Triliun/tahun; tambang batubara > 10 Triliun/tahun; tambang pasir > 10 Triliun/tahun; tambang batu split > 20 Triliun/tahun; tambang-tambang lainnya > 100 Triliun/tahun.  Kalau di total bisa lebih dari 250 Triliun/tahun.  Tapi anehnya pemerintah sampai sekarang ini tidak juga menaruh perhatian ke tambang rakyat.  Padahal kalau tambang rakyat diformalkan, maka pajak dari tambang rakyat sedikitnya bisa mencapai 25 Triliun rupiah setiap tahun.

Dari sisi tenaga kerja, 3,6 juta lapangan kerja sudah pasti langsung diambil oleh penambang rakyat.  Sebagian besar tidak mensyaratkan ijazah tertentu, jadi sangat mempermudah setiap orang untuk turut bekerja.  Kalau diperhitungkan dampak langsung dari kegiatan tambang rakyat, maka bisa 2 x jumlah penambang bisa tercipta lapangan kerja bila tambang rakyat aktif.  Misalnya bila penambang pasir bekerja, maka ada supir dan kenek truk yang bisa bekerja, ada tukang tambal ban, dan perbengkelan yang bekerja, ada tukang di kota bisa bekerja, ada banyak kuli yang tidak nganggur, ada banyak toko material di kota yang bisa laris untuk pembangunan rumah dan gedung-gedung di kota.  Jadi dengan berjalannya tambang rakyat, maka diperkirakan 7,2 juta penduduk Indonesia lainnya akan mendapatkan pekerjaan.  Jadi total manfaat tambang rakyat adalah mampu menciptakan lapangan kerja bagi 10, 8 juta rakyat Indonesia.  Bila setiap penambang memiliki 3 tanggungan, maka lebih dari 42 juta orang hidup tergantung dari tambang rakyat.

Semua penjelasan saya di atas akan menjadi lebih mudah dimengerti dan dipahami oleh pemerintah bila pemerintah pusat bisa melihat langsung bagaimana putaran ekonomi di tambang rakyat  berjalan begitu kencang ketika tambang rakyat berjalan.  Maka tidak ada pilihan lain buat penambang rakyat, nggak usah berdebat, mari menambang dengan bertanggungjawab dan terus meningkatkan kekompakan melalui APRI.

Salam tambang!!!

Gatsu

2 Comments

  1. terima kasih untuk infonya. apakah ada respon dari bpk Jokowi? bagaimana responnya?

Leave a Reply