Gadis Molek Dari Lebak Selatan

images tanjung layar.jpg

 

Lebak adalah sebuah kabupaten di Provinsi Banten,Indonesia. Ibukotanya adalah Rangkasbitung, yang berada di bagian utara wilayah kabupaten. Kota ini dilintasi jalur kereta api Jakarta-Merak. Kabupaten Lebak terdiri atas 28 (dua puluh delapan) kecamatan, yang dibagi lagi atas 340 (tiga ratus empat puluh) desa dan 5 (Lima) kelurahan.

Wilayah Kabupaten Lebak yang pada tahun 1828 memiliki District, dengan terbitnya Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 29 Oktober 1828, Staatsblad nomor 266 tahun 1828, diubah menjadi :
• District Rangkasbitung, meliputi Onderdistrict Rangkasbitung, Kolelet Wetan, Warunggunung dan Onderdistrict Cikulur.
• District Lebak, meliput Onderdistrict Lebak, Muncang, Cilaki dan Cikeuyeup.
• District Sajira meliputi Onderdistrict Sajira, Saijah, Candi dan Maja.
• District Parungkujang, meliputi Onderdistrict Parungkujang, Kumpay, Cileles dan Bojongmanik.
• District Cilangkahan, meliputi Onderdistrict Cilangkahan, Cipalabuh, Cihara dan Bayah.
Tanggal 14 Agustus 1925 Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jenderal Hindia Belanda tanggal 14 Agustus 1925, Staatsblad nomor 381 tahun 1925 Kabupaten Lebak menjadi daerah Pemerintahan yang berdiri sendiri dengan wilayah meliputi District Parungkujang, Rangkasbitung, Lebak dan Cilangkahan.

Secara geografis wilayah Kabupaten Lebak berada pada 105 25′ – 106 30 BT dan 6 18′ – 7 00′ LS. Kabupaten Lebak memiliki topografi berupa pantai, dataran rendah hingga pegunungan dengan ketinggian wilayah antara 0-1929 meter dpl. Bagian utara dan barat kabupaten ini berupa dataran rendah hingga perbukitan bergelombang dan di bagian selatan merupakan dataran rendah yang sempit dari pesisir Samudera Hindia. Sedangkan wilayah bertopografi perbukitan hingga pegunungan terletak di wilayah timur hingga tenggara yang perbatasan dengan Provinsi Jawa Barat yang merupakan bagian Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Gunung yang ada di Kabupaten Lebak antara lain Gunung Halimun-Sanggabuana (1.929 m), Gunung Kendeng (1.764 m) dan Gunung Endut (1.297 m).

District Cilangkahan, meliputi Onderdistrict Cilangkahan, Cipalabuh, Cihara dan Bayah yang lebih dikenal sebagai Lebak Selatan sungguh begitu molek, begitu seksi dan begitu menggairahkan, bak seorang gadis cantik yang polos dan diperebutkan para lelaki.

Seperti daerah-daerah lain di Indonesia, soal masih belum maksimalnya pemanfaatan potensi dan keunggulan yang ada, semisal pertambangan, pertanian, perikanan darat dan laut, pariwisata, seni, budaya dan demografi menjadi masalah juga bagi Kabupaten Lebak.

Beberapa masalah, antara lain permodalan, penataan hunian, transportasi hasil-hasil pertanian, perikanan, kehutanan, pertambangan dan lain sebagainya menjadi kendala saat ini.

Sekarang, contohnya, mengapa di Lebak produk ikan asin sebagian besar justru dipasok dari daerah lain, hal ini terjadi karena nelayan Lebak Selatan kualitas dan kuantitas poduk ikan asinnya kalah bersaing. Hal-hal itu perlu dibenahi. Khusus perikanan laut, sebetulnya banyak pemodal yang tertarik karena Lebak Selatan potensi ikan tunanya luar biasa.

Saat ini infrastruktur jalan dari Lebak Selatan sudah sangat bagus untuk akses ke sentra pemasaran hasil-hasil bumi dan laut, khususnya market utama ibukota Jakarta. Industri di Lebak Selatan juga berkembang pesat dengan aktifitas Semen Merah Putih dan juga rencana development pabrik semen konsorsium SCG.

Investor sudah cukup lama memotret potensi yang ada di Banten, khususnya Lebak Selatan. Potensial ekonomi, seni, budaya, politik, industri, pariwisata, budaya, pertambangan dan lainnya. Human resources yang sangat luar biasa di wilayah Banten harus dikelola dengan arif, paling tidak memberikan ide dan gagasan serta pendampingan yang arahnya pemberdayaan dan keberdayaan human resources dan ekonomi.

Sebetulnya dengan koordinasi yang baik dan menyeluruh melalui pembentukan konsorsium BUMDES di Lebak Selatan bisa menjadi solusi cerdas mengatasi persoalan permodalan dan kapabilitas menghadapi persaingan dengan perusahaan-perusahaan besar dari luar daerah. Konsorsium BUMDES akan mengakomodir semua keunggulan potensial yang ada menjadi kekuatan usaha dan bermanfaat untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemajuan Lebak Selatan.

Demikian prolog untuk si Gadis Molek dari Lebak Selatan. Mari semua stake holder yang ada di Banten, khususnya di Lebak bersinergi menuju terwujudnya kesejahteraan dan kemajuan daerah tersebut.

Penulis : Dodi Efendi

Photo By : Detikbanten.com

Email

Leave a Reply