DPC APRI SUKABUMI DAN PERGUMULANNYA

Penambang Rakyat Sukabumi sepakat untuk nambang menyambut bulan Ramadhan dan Idul Fitri.

Perjuangan penambang rakyat yang terorganisir memang baru dimulai beberapa tahun terakhir.   Sebelumnya sebagian penambang rakyat memilih bersifat pragmatis saja.  Dimana lokasi yang relatif aman, disanalah mereka menambang.  Ada masalah? Dicoba dulu diselesaikan dengan uang, bila berhasil dilanjutkan.  Bila tidak berhasil, cari lagi daerah lain yang lebih aman.  Bila tidak ketemu lokasi penambangan yang relatif aman, ya istirahat.  Ada yang kembali bertani, ada kembali menganggur, ada yang kembali jadi penjahat, ada yang kembali jadi buruh di perkotaan, dan sebagainya.

Dengan semakin terorganisirnya penambang rakyat, sikap pragmatis berangsur-angsur berubah.  Banyak penambang yang mulai membicarakan permasalahan umum penambang rakyat dan mencoba mencari jalan keluarnya.  Namun karena keterbatasan diberbagai aspek, kebanyakan berujung putus-asa atau masa bodoh.  Karena memang tidak mudah ternyata mencari jalan keluar terhadap permasalahan tambang rakyat.

Keluar ada banyak yang harus dihadapi oleh pengurus APRI dan para penambang rakyat, yaitu ketidak jelasan aturan pemerintah untuk legalitas tambang rakyat, belum adanya keberpihakan pemerintah kepada penambang rakyat, bahkan sebagian besar aparat pemerintah menganggap penambang rakyat adalah kejahatan, dan yang terakhir adalah banyaknya masyarakat sendiri yang sok aktivis lingkungan lalu menuduh kegiatan tambang rakyat selalu merusak lingkungan.

Kedalam para pengurus harus menghadapi para penambang yang sebagian besar kurang sabar, sulit diajak bersatu, bahkan sebagian cenderung masa bodoh dan kurang memandang penting sebuah organisasi.  Tetapi bila sudah terkena masalah, seperti ditangkap polisi, terjadi pemerasan oleh preman atau oknum aparat, adanya penertiban yang disertai perusakan peralatan tambang & pengolahan barulah sibuk menuntut pengurus untuk berbuat sesuatu.

Tapi itulah yang namanya perjuangan, tidak pernah mudah dan menyenangkan.  Teman-teman pengurus DPC seringkali tidak mengenal waktu, tidak mempedulikan keluarga, tidak mempedulikan rasa capek di badan, tapi bukan pujian yang di dapat, justru kadang cacian.  Itulah yang namanya pergumulan para pengurus dan aktivis tambang rakyat.  Berjuang bukan sekedar untuk sesuap nasi, tapi untuk mendapatkan kembali kedaulatan tambang, agar rakyat bisa menjadi sejahtera.

Salam tambang!!!

Gatsu

 

2 Comments

  1. Semangaat bagi para pengurusnyaaa. Kami pun begitu,, tak ada perjuangan yang sia-sia. Terimakasih

Leave a Reply