APRI Ingin Pemerintah Akui Keberadaan Penambang Rakyat

Selasa, 07 Februari 2017  21:13:37 WIB
Reporter : Brama Yoga Kiswara

Malang (beritajatim.com) – Banyaknya penambang rakyat yang merasa dianak tirikan pemerintah membuat Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia (APRI) menyatukan tekad. APRI akan memperjuangkan aspirasi para penambang rakat di seluruh wilayah Indonesia.

Tekad ini diungkapkan saat pelantikan serta pengukuhan DPW APRI Jawa Timur dan DPC APRI se Jatim, Selasa (7/2/2017) siang, di Hotel Grace Karangploso, Kabupaten Malang. Pelantikan yang juga diisi dialog terbuka itu dihadiri Perwakilan Sumber Daya Alam (SDA) Pemprov Jawa Timur dan para Petinggi APRI Pusat.

“Asosiasi Penambang Rakyat Indonesia di deklarasikan pada tanggal 24 Agustus 2014 lalu di Kaliurang, Jogjakarta. Tujuan di dirikannya APRI, sebagai wadah untuk memperjuangkan aspirasi penambang agar mendapatkan pengakuan dari pemerintah serta mendapatkan pengakuan dan persamaan hak dengan mata pencaharian mereka sebagai penambang,” ungkap Ketua Umum APRI, Gatot Sugiharto.

Menurutnya,  ada banyak para penambang rakyat yang sejauh ini, terkesan disisihkan. Keberadaan penambang rakyat dengan terbentuknya APRI, para penambang ini semakin mandiri, berdaulat dan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat penambang.

“Dengan di lantiknya pengurus  APRI DPW Jawa Timur dan 20 DPC APRI se Jatim, kami berharap bisa membantu kesulitan bagi penambang penambang yang sifatnya masih individu,” terangnya.

Gatot melanjutkan, dengan banyaknya keluhan mengenai perijinan mulai dari lokal sampai tingkat Provinsi, APRI  akan bekerjasama dengan pemerintah. “Kami akan membantu akomodir penambang lokal. Serta membantu pemerintah daerah dalam menambah PAD dari sektor penambangan diwilayah masing-masing,” pungkasnya. [yog/but]

Sumber: http://beritajatim.com/ekonomi/289454/apri_ingin_pemerintah_akui_keberadaan_penambang_rakyat.html

One comment

  1. bagaimana hasil kegiatannya?

Leave a Reply